terangdunia.com
Login
Home / Spiritual / Khotbah / Diberkati dan Menjadi Berkat
Diberkati dan Menjadi Berkat
Tuesday, 15 December 2009 09:51
Kejadian 24:1, "Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal." Untuk dapat diberkati Tuhan, kita jangan hanya berdoa dan bukan hanya melakukan 'perkara rohani' (=berpuasa, rajin ke gereja, memberikan perpuluhan dll); itu tidak salah. Untuk menjadi orang yang diberkati Tuhan bukan hanya oleh perbuatan kita, tetapi bagaimana membuat sorga tertarik memberkati kita karena Tuhan melihat hidup kita. Diberkati Tuhan itu bukan hanya materi, tetapi damai sejahtera, sukacita, pengharapan, kekuatan dll. Saat ini kita akan belajar bagaimana diberkati dan menjadi berkat.

Kejadian 12:1-4, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lot pun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

Abraham dipakai Tuhan untuk menjadi berkat dan memberkati banyak orang, demikian juga dengan kita. Agar kita dapat menjadi berkat dan bagaimana sorga memberkati kita, adalah:

1. Membiarkan firman Tuhan menerobos hidup kita (ayat 1a, Berfimanlah TUHAN..).
Kita harus menjadikan firman Tuhan menjadi esensi dalam kehidupan kita, bukan hanya sesuatu yang
menghibur dan menegur.Tetapi membiarkan firman menjadi sesuatu dalam hidup kita, menjadi daging dalam hidup kita. Ibrani 11:3 berkata bahwa dunia ini tercipta oleh karena firman. Firman adalah materi yang dipakai Tuhan untuk menjadikan segalanya (Yoh.1:1-3). Firman itu yang akan memberkati kita. Jangan anggap enteng firman Tuhan. Manusia hidup bukan hanya oleh roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Ketika kita mendengar firman Tuhan, maka akan timbul iman. Ketika ada iman maka tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Orang yang sering mendengar firman maka semuanya itu akan dirubah oleh Tuhan menjadi kreatifitas, inspirasi, pencerahan, ide-ide. Di masa krisis ini kita tidak hanya mencari uang, namun sangat membutuhkan firman, karena firman Tuhan itu akan menunjukkan di mana ada uang. Mujizat hanya terjadi oleh karena firman dan iman. Firman dan iman adalah bahan/materi agar
mujizat dapat terjadi dalam hidup kita. Tuhan mau membuat mujizat setiap hari dalam hidup kita, namun
Tuhan melihat apakah ada materi (=firman dan iman) dalam hidup kita.

2. Melepaskan diri dari ikatan dan kebiasaan (ayat 1b, Pergilah......)
Setiap pola pikir negatif, kekecewaan, ketakutan, kekuatiran, kepahitan, sakit hati dan dendam yang di simpan di hati akan menghalangi berkat Tuhan dalam hidup kita (baca Filipi 4:8). Masuklah dalam hadirat Tuhan, dalam doa dan penyembahan, pembacaan firman. Orang sukses adalah orang yang tidak memikirkan apa yang ada dalam pikiran orang gagal; sebaliknya, orang gagal adalah orang yang tidak
memikirkan apa yang ada dalam pikiran orang sukses.

Yang menentukan kita adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. Lihat Kolose 3:1,2, artinya pilihan dan keputusan ada pada kita sendiri. Orang yang takut gagal sama dengan orang yang takut berhasil. Kalau
kita menjauhi kegagalan sama dengan menjauhi keberhasilan, sebab kegagalan sangat dekat dengan keberhasilan. Orang yang trauma dengan masa lalu sehingga takut untuk melangkah, akan sulit menerima berkat Tuhan. Penguasaan dan pengendalian emosi akan membuat kita berhasil.

3. Harus tahu visi Tuhan dalam hidup kita ( ayat 1c, ke negeri yang akan Kutunjukkan...)
Tujuan hidup kita adalah untuk memuliakan Tuhan. Ada rencana Tuhan dalam hidup kita, tidak hanya
sukses, dan banyak uang. Isilah hidup ini dengan hidup yang penuh dengan arti. Kita lahir di dunia ini bukan kebetulan, tetapi ada rencana Tuhan bagi kita. Cari dan temukanlah itu.

Pengkhotbah: Pdt Leonardo A. Sjiamsuri
Hits: 1833
Comments (0)Add Comment
Write comment
This content has been locked. You can no longer post any comment.

busy
 

KOMENTAR TERBARU

Polling

Mengapa Yesus Disebut Tuhan?
 

NEWS - Advertisement

Terangdunia Membantu Anda Membuat Website

News image

Zaman sekarang orang ingin bisa memperkenalkan diri dan wajah dari perusahaan atau gerejanya kepada publik sehingga lebih mudah diakses. Nah jika...

Untitled-1.gif

GASH (Gerakan Anti Sakit Hati)

Kirain Joke Doang

News image

Ada sebuah email yang beredar cukup lama mengenai sikap wanita. Konon jika wanita itu di bawah 20 tahun maka dia...

Your are currently browsing this site with Internet Explorer 6 (IE6).

Your current web browser must be updated to version 7 of Internet Explorer (IE7) to take advantage of all of template's capabilities.

Why should I upgrade to Internet Explorer 7? Microsoft has redesigned Internet Explorer from the ground up, with better security, new capabilities, and a whole new interface. Many changes resulted from the feedback of millions of users who tested prerelease versions of the new browser. The most compelling reason to upgrade is the improved security. The Internet of today is not the Internet of five years ago. There are dangers that simply didn't exist back in 2001, when Internet Explorer 6 was released to the world. Internet Explorer 7 makes surfing the web fundamentally safer by offering greater protection against viruses, spyware, and other online risks.

Get free downloads for Internet Explorer 7, including recommended updates as they become available. To download Internet Explorer 7 in the language of your choice, please visit the Internet Explorer 7 worldwide page.